Archive for April, 2012

Rela Antri Di Kedai Kita

Liburan panjang kemarin, membawa saya kembali ke Kota Hujan. Tentu saja, saya langsung memanfaatkannya dengan berwisata kuliner. Salah satunya mampir ke Kedai Kita.

Kedai Kita ini merupakan salah satu tempat makan favorit di Kota Bogor. Tidak hanya anak muda yang datang ke sini, tapi juga rombongan keluarga. Terletak di Jalan Pangrango 1, posisinya berada di antara jubelan tempat makan di kawasan Pangrango dan Taman Kencana ini. Tempatnya cukup besar, dan berada di kawasan sejuk yang didominasi pepohonan dan taman.

Kedai kita selalu dipenuhi pengunjung. Tidak hanya di akhir pekan dan libur panjang saja. Tetapi juga di hari biasa. Saat makan siang pun, selalu dipenuhi pengunjung. Kedai Kita buka setiap hari pada jam 08.30 – 23.00 WIB.

Dan, kebetulan saya mampir ke sini tepat di malam minggu. Bisa ditebak, saya tidak dapat tempat. Saya terpaksa berdiri sambil pasang mata melihat tempat kosong. Karena tidak hanya saya yang antri untuk dapat menikmati hidangan di Kedai Kita. Jadi harus sigap berebut tempat duduk. Saat itu juga ada rombongan anak muda yang ingin kongkow di sini.

Sekitar 5 menit saya akhirnya mendapatkan tempat juga. Kedai Kita ini termasuk tempat makan yang nyaman walaupun ramai. Suasana ‘rumahan’nya sangat terasa. Di sini, pengunjung juga bisa menyantap makanan secara lesehan.

Makanan yang disajikan pun istimewa. Seperti yang saya pesan malam itu. Saya memesan menu andalan mereka, satu loyang Pizza Kayu Bakar rasa BBQ Smoked Beef. Sementara teman saya memesan Sup Nila setengah ekor (bagian kepala dan badan). Sambil menunggu makanan utama dihidangkan, saya memesan pangsit goreng. Minumnya cukup Lemon Squash Soda, sebagai penangkal pedas.

Sebagai bocoran, pangsit di sini, teksturnya lembut dan terigunya terasa di lidah. Asli buatan Kedai Kita. Ukurannya pun jumbo. Satu porsinya dihargai 14 ribu rupiah. Untuk menikmatinya harus dicocolkan ke saus asam pedas yang sudah disediakan.

Pelayanannya juga cepat. Saya tidak perlu berlapar ria saat menunggu. Tanpa pikir panjang, saya langsung menyantap pizzanya. Pizzanya dibakar dengan menggunakan kayu bakar. Sayangnya, saya hanya sanggup menghabiskan dua iris pizza. Kalau ini sih salahkan lambung dan usus saya yang ukurannya kecil. Sisanya saya bungkus pulang. Lumayan pengganjal perut saat tengah malam. Satu loyang Pizza berbeda harganya, tergantung dari rasa. Untuk rasa BBQ Smoked Beef satu loyang dihargai Rp 58000.

Sup Nilanya juga juara, bumbunya meresap hingga ke daging ikannya. Kuahnya kental dan sangat terasa di lidah. Tapi, awas ada ranjaunya, si hijau cabe rawit. Untuk setengah ekor (bagian kepala dan badan) harganya 20 ribu rupiah per porsinya. Apabila ingin menikmati sup ikan nila utuh satu ekor tinggal menambah 20 ribu lagi.

Menu lainnya yang ditawarkan antara lain, Nasi Sapi Lada Hitam, Zuppa Soup, dan Mie Sapi Lada Hitam Hot Plate. Rasanya pun istimewa, dengan harga yang terjangkau. Sepadan. Mienya buatan asli Kedai Kita.

Nilai plus dari Kedai Kita adalah musik hidupnya. Namun, sayangnya, pada malam minggu tidak ada alunan musik. Bila kalian datang ke sini saat hari biasa, kalian bisa menikmati musik hidup dengan genre yang berbeda tiap harinya. Kalian juga bisa meminta bandnya untuk menyanyikan lagu permintaan kalian. Menyenangkan bukan, menikmati makanan sambil dibuai lagu kesukaan. Bikin malas beranjak cepat-cepat.

Makanan yang istimewa, suasana rumahan dan iringan alunan musik, akan membuat kalian kembali ke sini untuk mendapatkannya lagi. Tempat parkir mobil mungkin tidak begitu luas. Namun, untuk sepeda motor tersedia lahan parkir cukup luas di samping bangunan Kedai Kita.

(Angkot Hijau)

Posted with WordPress for BlackBerry.

Suasana malam minggu di Kedai Kita, Bogor. Riweeuuuhh pisaann

Sensasi Segar Es Bubur Buah Rahat Cafe

Es Bubur Buah Strawberry Yang Manjur Untuk Mendinginkan Tenggorokan.

Es Bubur Buah Strawberry Yang Manjur Untuk Mendinginkan Tenggorokan.

Menikmati es bubur buah strawberry di Rahat Cafe, Bogor.

Menikmati es bubur buah strawberry di Rahat Cafe, Bogor.

BOGOR — Es bubur buah, pertama kali mendengar namanya, agak aneh di telinga saya. Apa rasanya makan buah yang dijadikan bubur kemudian diberi es? Saya membayangkan wujudnya benar-benar seperti namanya.

Namanya yang unik, membuat saya penasaran dengan wujud dan rasanya. Malam hari, sekitar pertengahan 2010, ketika saya dan teman selesai liputan, kami berencana untuk menjajal sedahsyat apa rasa Es Bubur Buah. Kami pun segera menuju ke Rahat Cafe, tempat yang menyediakan es bubur buah ini.

Es bubur buah merupakan minuman khas dan jadi menu andalan di Rahat Cafe. Saat itu lokasi Rahat Cafe masih di Jalan Sudirman dekat air mancur, Kota Bogor. Dan Sabtu sore ini, 7 April 2012, kebetulan saya tengah bertandang ke kota hujan ini. Saya melepas rindu untuk kembali mencicipi segarnya es bubur buah strawberry, tapi, di lokasi yang berbeda, yakni di Jalan Malabar, samping Pangrango Plaza, Kota Bogor.

Es bubur buah ini sangat populer di kota hujan, apalagi sempat diliput oleh beberapa media. Es bubur buah yang menjadi menu andalan Rahat Cafe ini, tersedia dalam dua rasa, yakni strawberry dan vanila. Saya lebih memilih rasa strawberry, karena lebih segar. Walau namanya Es bubur buah Strawberry, bukan berarti isinya hanya strawberry. Justru buahnya sangat lengkap. Ada alpukat, pir, nangka, jambu biji merah, melon, daging kelapa muda dan strawberry tentunya.

Potongan-potongan buah ini kemudian dicemplungkan ke dalam campuran yoghurt dan es krim strawberry yang sudah diblender. Yoghurtnya juara, tidak terasa asam, tapi rasanya tetap segar, lembut, dan dingin di tenggorokan. Harga es bubur buah ini terjangkau. Hanya dibandrol 15 ribu rupiah per porsinya.

Es bubur buah ini tidak hanya cocok dinikmati di saat hawa panas. Saat hawa sejuk pun, kalian tetap bisa menikmati sensasi segarnya. Pilihan yang tepat sebagai hidangan pencuci mulut.

Selain es bubur buah, Rahat Cafe juga menyediakan Es Buah Salju. Wah apalagi tuh? Minuman ini bisa dibilang kembarannya es bubur buah, hanya saja di atasnya diberi topping es krim utuh bukan dihaluskan. Rasanya sama nikmat dan menyegarkan, dan begitu juga dengan harganya.

Sekedar info, tidak hanya es bubur buah yang dijual di Rahat Cafe ini. Tapi juga menyediakan menu berat seperti Nasi Tutug Oncom, Ayam bakar, Bebek Bakar Pedas Manis, Bebek Cabe Ijo, Iga bakar, Nasi Sapi Lada Hitam dan masih banyak lagi. Harganya berkisar 20 ribu-an.

Bila tidak ingin menyantap makanan berat, ada pilihan makanan ringan seperti colenak (penganan dari tape bakar) rasa keju dan cokelat, pisang panggang rasa keju dan cokelat. Harganya murah meriah, hanya 9 ribu rupiah saja. Rasanya pun tidak mengecewakan. Saat datang ke sini saya mencicipi Colenak rasa keju dan pisang panggang rasa cokelat. Makanan ringan yang cukup mampu menyesakkan perut.

Bagi kalian yang ingin menghabiskan akhir pekan dengan berwisata kuliner bersama teman, pasangan ataupun keluarga, bisa datang ke Rahat Cafe untuk mencicipi es bubur buah ini. Tidak sulit mencari lokasinya, karena terletak di jantung kota. Tidak jauh dari tepi jalan Padjadjaran. Rahat Cafe ini buka tiap hari dari pukul 10.00 – 22.00 WIB.

Dan kabar bagus bagi para anggota klub BMW, di Rahat Cafe ini ada diskon 10 persen apabila menyantap di tempat menu yang dijual di Rahat Cafe. Setidaknya pengumuman tersebut terpampang di tembok cafe yang dominan dengan warna oranye ini.

Dan bagi pengunjung yang tengah berulang tahun hari itu, Rahat cafe punya program khusus, yakni makan gratis, cukup dengan menunjukkan fotocopy KTP.

Penasaran dengan es bubur buah ini? Datang saja ke Rahat Cafe. Cicipi dan nikmati sesendok demi sesendok obat pendingin tenggorokan ini. Voila! Nom!

(Angkot Hijau)

Colenak Rasa Keju, mengenyangkan dan rasanya tidak mengecewakan.

Colenak Rasa Keju, mengenyangkan dan rasanya tidak mengecewakan.

Posted with WordPress for BlackBerry.