Archive for May, 2014

Detoks Melalui Propolis

Tulisan ini masih seputar kesehatan dan masih dari pengalaman pribadi.

Berawal dari Minggu siang (18 May 2014) suami saya merasa ada yang aneh dengan perutnya. Rasa mual dan ingin muntah begitu mendominasi. Saya sempat berpikir mungkin dia keracunan makanan apalagi sehari sebelumnya dia sempat telat makan.

Sore harinya, suami saya ingin bersilaturahmi ke rumah teman, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan suami saya menyempatkan diri untuk minum Melia Propolis sebanyak 10 tetes.

Malam harinya, sesampai di rumah, suami saya kehilangan selera makan (biasanya selalu lahap banget). Rasa penuh di perut dan tenggorokan membuat dia tidak ingin makan apapun. Dia lebih memilih beristirahat. Melihat perubahan tersebut, karenanya sebelum tidur saya buatkan kembali melia propolis kira-kira sebanyak 10-15 tetes.

Benar saja, tengah malam, saat mata masih dalam kondisi 5 watt, suami saya memuntahkan semua isi perut (maaf) dan jam 1 pagi setelah muntah-muntah saya membuatkan lagi melia propolis mungkin sekitar 15-20 tetes. Dia merasa perutnya masih bergejolak.

Selang 1-2 jam kemudian sekitar jam 2 dini hari suami saya muntah di kamar mandi untuk kedua kalinya. Saya  kembali membuatkannya propolis sekitar 10-15 tetes. Walau sudah memuntahkan isi perut tapi perut suami saya belum mau berdamai. Puncaknya jam 3.30 suami saya kembali muntah lalu dia minum propolis lagi dengan dosis yang sama. Saya sempat khawatir melihat kondisinya.

Alhamdulillah jelang subuh perut suami saya terasa lebih enak dan tidak ada hasrat untuk muntah, dan ALHAMDULILLAH juga dari malam hingga pagi badan suami saya tidak panas (hangat) sedikit pun.

Tadinya saya sempat menganjurkan untuk ijin tidak masuk kerja namun alhamdulillah sampai jam 6 pagi badan suami saya normal dan tidak ada rasa mual serta muntah lagi. Senin kemarin dia bekerja hingga sore dengan normal dan sehat. Alhamdulillah saya senang melihatnya.

Detoksifikasi yang dilakukan propolis melalui muntah-muntah begitu dahsyat. Memang tidak terasa enak karena harus bolak balik ke kamar mandi, tapi racun-racun yang ada di tubuh dikeluarkannya hanya dalam waktu semalam. Alhamdulillah tanpa harus meminum obat dokter. Saya agak parno soalnya sama obat dokter gara-gara waktu itu mata saya bengkak pas minum obat dokter. Jadi kalau sakit sebelumnya memang ke dokter, tapi gak pernah diminum obatnya cuma nangkring di kotak obat saja.

image

Alhamdulillah, Melia propolis lagi-lagi menjadi solusi kesehatan bagi saya dan keluarga saya dan selalu tersedia di “kotak P3K” , bagaimana dengan Anda?

Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda, teman anda, saudara anda, sanak keluarga anda yang mungkin mengalami hal yang sama (berbagi kebaikan itu baik).

MELIA PROPOLIS SATU UNTUK SEMUA (untuk semua umur dan untuk segala permasalahan kesehatan). Saya hanya sekedar berbagi informasi, tapi kalau berminat silahkan menghubungi saya 🙂

 

Advertisements

Yuk, Minum Jus Hijau!

Siapa yang tidak suka makan sayuran hijau? Bagi yang kurang suka makan sayuran hijau ada alternatif lain nih untuk bisa menikmati sayuran hijau. Selain dimasak dengan cara biasa (ditumis atau direbus), sayuran juga bisa diolah menjadi jus lho.

Jus? Aneh ah rasanya. Pasti ada yang bilang begitu sambil pasang muka aneh 🙂 . Iya diolah jadi jus. Sayuran yang diolah jadi jus ini tetap gak menghilangkan vitamin yang dikandung malah lebih mudah dinikmati, tinggal glek.

Belakangan gw iseng minum jus hijau lagi. Biasanya sih gw hanya minum jus buah, kalaupun ada sayuran paling hanya jus wortel. Jadi ingat dulu pertama kalinya gw minum jus itu masih kecil banget. Waktu masih tinggal di Padang. Ceritanya bokap baru beliin juicer buat nyokap. Jadilah nyokap bereksperimen dengan juicer baru itu. Segala macam sayuran dan buah dijus. Korbannya? Ya gw dan abang gw hahaha. Paling mual itu pas disuruh minum jus bayam. Benar-benar jus bayam tanpa tambahan apapun. Itulah perkenalan pertama gw dengan jus sayuran hijau.

Nah sekarang (baru sekitar seminggu) gw kembali menenggak jus sayuran hijau. Asal muasalnya karena iseng googling di instagram. Tampilan jus sayurannya cantik banget dan di tuangkan ke gelas atau botol yang kece-kece juga. Malah botol bekas selai juga jadi wadahnya hehe. Tertarik untuk ngejus sayuran hijau lagi, gw sampai follow semua akun yang menampilkan jus hijau. Waah banyak ternyata, sampai detik gw mengetik tulisan ini, ada sekitar 254 ribuan foto jus hijau diunggah ke instagram. Resep-resepnya pun beragam. Ada untuk pemula sampai yang sudah terbiasa.

Bagi pemula kayak gw, pilih resep yang sederhana dulu. Misalnya bayam, brokoli, pok coy, apel hijau. Nah untuk rasa manis gw tambahin air jeruk medan. Sebenarnya sih jus sayuran tidak boleh dicampur dengan buah karena ada enzim yang berbeda yang mencernanya. Itu kan idealnya dan bagi yang sudah level atas lah ya, bagi pemula seperti gw, gw tetap bandel masukin buah. Buah yang gw campur juga cuma apel hijau dan jeruk medan kok. Pertama kali coba hasil racikan raw food chef wiana aneeehh.. hahahaa.. tapi gw tidak menyerah. Sorenya dan keesokannya gw tetap buat jus hijau lagi. Pernah suatu hari gw tambahin jahe lantaran banyak saran untuk menambahkan jahe agat lebih berenergi. Gw tambahin dong jahe sepanjang satu ruas jari. Hasilnya? Gw gak sukaaa, rasanya aneh dan pedas. Mending jahe diolah tersendiri (kalau ini sih selera ya).

Resep yang sering dipakai para penggila jus hijau itu biasanya bayam, kale, brokoli, timun, seledri, apel hijau. Khasiatnya ya macam-macam. Umumnya sih ada yang mencegah kanker, radikal bebas, kolesterol, menyehatkan sistem pencernaan, dan lain-lain. Bagus untuk kulit juga lho (info untuk para perempuan).

Kalau gw pribadi membiasakan diri minum jus dua kali sehari, kalau di instagram sih gw liat dalam sehari mereka bisa minum 5 botolan. Ada sih yang bertanya,

loe diet ketat sekarang?

. Gw sih gak diet ketat, gw masih makan daging merah tanpa lemak dan ikan kok, gw hanya ingin hidup sehat saja. Kalau istilah di instagram tuh eatclean.

Tunggu apalagi, mau sehat tapi malas makan sayur ya di jus saja 🙂