Angkot Hijau. Dua kosa kata yang sangat menarik bagi saya.

Saya tertarik menamakan blog ini Angkot Hijau, karena dua kata ini terdengar unik. Selain itu, saya ingin mengungkapkan kecintaan saya terhadap kota hujan, Bogor.

Lagipula, jarang ada perempuan cantik (uhuk) yang menggunakan nama angkot hijau sebagai nama blognya.

Blog angkot hijau ini baru saya buat di awal Maret tahun ini. Alasannya sederhana, karena saya rindu menulis. Dan blog ini hadir karena penyakit pikun, saya lupa pasword blog yang lama.

Blog ini menampung semua hal yang ingin saya tulis. Dan terselip juga nantinya tulisan-tulisan saya yang masih diingat oleh oom gugel :). Bahasa yang digunakan yang mudah dicerna saja. Tidak usah terlalu baku, karena tidak dimuat di media atau buku 🙂

Tulisan-tulisan yang tersedia hanya cemilan saja kok, tidak membuat kening berkerut. Kita bicara kuliner, film, wisata dan cemilan lainnya. Tidak usah bicara soal rumitnya perpolitikan di negeri ini. Apalagi bicara cinta, karena saya bukan penyair. Dan saya takut malah jadi kacangan nantinya. Tapi entahlah, mungkin nanti diselipkan juga satu atau dua tulisan tentang cinta atau politik. Tapi diusahakan tidak akan mendominasi blog ini.

Saya juga akan menyertakan foto-foto jepretan saya ataupun foto-foto yang mendukung tulisan di blog ini. Supaya lebih hidup saja, karena kalian pasti bosan juga bila membaca blog tanpa ada foto di dalamnya.

Tapi kalian jangan protes ya, kalau tulisan di blog ini, dipostingnya tidak dalam waktu berdekatan. Maklum, waktu saya untuk menulis hanya sedikit sekarang.

Sekian saja, selamat menikmati ‘cemilan di angkot hijau’ 🙂

Salam,

Angkot Hijau